Filsafat pendidikan
Reportase yang di sampaikan dosen filsafat pendidikan di kelas 7A bapak muh aniq beliau menjelaskan tentang pendidikan oleh ki hajar dewantara :
Manusia lebih banyak mendengar daripada berbicara karena manusia mempunyai 2 telinga dan 1 mulut . Namun banyak sekali adanya metode komunikatif learning mendengarkan sesuatu yang abstrak tapi berwujud .
Contohnya : orang yang berarti diam bukan berarti tidak aktif ( mengaktifasikan rasa dengan sendirinya )
Dalam dunia pendidikan (john D.W , evan elik ,i pauluve i william oniel skinnel adalah pemikir yang mencari kebenaran secara hakiki pada pendidikan . Finlandia mengakses filsafat yang di ajarkan Ki Hajar Dewantara dan menjadi pendidikan yang maju terbaik di dunia.
Pola-pola Kihajar Dewantara :
1. Akhlak : sesuatu yang membentuj individu masing-masing kumpulan individu yang membebtuk paradaban.
Nama asli Ki Hajar Dewantara adalah “suwardi suryaningrat” untuk menutupi keturunan ningratnya dia mengganti namanya Ki Hajar Dewantara / Ki ajar untuk membaur dengan masyarakat Ki A yang berasal dari tulisan aksara jawa “Ha”
PEMBAHASAN PENDIDIKAN NASIONAL
masyarakat secara nasional,global,menyeluruh di hadirkan bagaimana memberikan rasa cipta pendidikan yang ada di indonesia . Yang berawal dari kemerdekaan ,bahwa kemerdekaan memahami keterbatasan dan memahami batasan-batasan .
Dalam kemerdekaan bersifat 3 macam :
1. Berdiri sendiri
Sejatinya manusia memang merupakan makhluk sosial dan tak pernah bisa hidup sendiri, namun bukan berarti tak bisa hidup mandiri, hidup dengan apa yang kau percayai, dan hidup diatas segala hal yang kau yakini, itu lah arti dalam kemandirian sejati, karena kemerdekaan mu terjadi bukan saat semuanya bisa kau lakukan sendiri, namun saat kau bisa berdiri diatas hidupmu sendiri.s
2. Tidak bergantung pada oranglain
Di saat seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi.
3. Dapat mengatur dirinya sendiri .
Kemerdekaan dapat mengatur sendiri tanpa campur tangan orang lain .
Demikian reportase pada pertemuan ke 2 yang dapat saya tulis . Semoga bermanfaat
Reportase yang di sampaikan dosen filsafat pendidikan di kelas 7A bapak muh aniq beliau menjelaskan tentang pendidikan oleh ki hajar dewantara :
Manusia lebih banyak mendengar daripada berbicara karena manusia mempunyai 2 telinga dan 1 mulut . Namun banyak sekali adanya metode komunikatif learning mendengarkan sesuatu yang abstrak tapi berwujud .
Contohnya : orang yang berarti diam bukan berarti tidak aktif ( mengaktifasikan rasa dengan sendirinya )
Dalam dunia pendidikan (john D.W , evan elik ,i pauluve i william oniel skinnel adalah pemikir yang mencari kebenaran secara hakiki pada pendidikan . Finlandia mengakses filsafat yang di ajarkan Ki Hajar Dewantara dan menjadi pendidikan yang maju terbaik di dunia.
Pola-pola Kihajar Dewantara :
1. Akhlak : sesuatu yang membentuj individu masing-masing kumpulan individu yang membebtuk paradaban.
Nama asli Ki Hajar Dewantara adalah “suwardi suryaningrat” untuk menutupi keturunan ningratnya dia mengganti namanya Ki Hajar Dewantara / Ki ajar untuk membaur dengan masyarakat Ki A yang berasal dari tulisan aksara jawa “Ha”
PEMBAHASAN PENDIDIKAN NASIONAL
masyarakat secara nasional,global,menyeluruh di hadirkan bagaimana memberikan rasa cipta pendidikan yang ada di indonesia . Yang berawal dari kemerdekaan ,bahwa kemerdekaan memahami keterbatasan dan memahami batasan-batasan .
Dalam kemerdekaan bersifat 3 macam :
1. Berdiri sendiri
Sejatinya manusia memang merupakan makhluk sosial dan tak pernah bisa hidup sendiri, namun bukan berarti tak bisa hidup mandiri, hidup dengan apa yang kau percayai, dan hidup diatas segala hal yang kau yakini, itu lah arti dalam kemandirian sejati, karena kemerdekaan mu terjadi bukan saat semuanya bisa kau lakukan sendiri, namun saat kau bisa berdiri diatas hidupmu sendiri.s
2. Tidak bergantung pada oranglain
Di saat seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi.
3. Dapat mengatur dirinya sendiri .
Kemerdekaan dapat mengatur sendiri tanpa campur tangan orang lain .
Demikian reportase pada pertemuan ke 2 yang dapat saya tulis . Semoga bermanfaat
Komentar
Posting Komentar